Pernahkah kamu membayangkan sebuah kota yang berhawa sejuk, dipenuhi kebun buah subur dan bebungaan semerbak, namun menyimpan memori perjuangan Islam yang paling mengharukan? Kota itu bernama Thaif. Terletak di dataran tinggi Pegunungan Sarawat, sekitar 80 sampai 100 kilometer arah tenggara Kota Makkah, Thaif bukan sekadar destinasi liburan musim panas bagi penduduk Arab Saudi. Bagi umat muslim, menengok sejarah Kota Thaif adalah perjalanan menelusuri keteguhan hati manusia paling mulia di muka bumi.
Bagi kamu yang berencana menunaikan ibadah umroh, mengenal sejarah Thaif bakal membuat ziarahmu terasa jauh lebih bermakna. Yuk, kita selami cerita lengkapnya mulai dari dakwah Rasulullah ﷺ, dalil-dalil shahihnya, sampai pesona wisata religi kekinian di kota mawar ini!
Peristiwa Nabi Muhammad di Kota Thaif: Jejak Luka dan Puncak Kesabaran Dakwah
Kalau kita membuka kembali lembaran sirah nabawiyah, tahun ke-10 kenabian dikenal sebagai ‘Amul Huzni atau Tahun Kesedihan. Saat itu, dua pelindung utama dakwah Islam, yaitu istri tercinta beliau, Sayyidah Khadijah radhiyallahu ‘anha, dan sang paman, Abu Thalib, wafat dalam waktu berdekatan. Kehilangan ini membuat kaum kafir Quraisy di Makkah semakin leluasa menekan dan mengintimidasi Rasulullah ﷺ.
Melihat kondisi dakwah di Makkah yang semakin buntu, Rasulullah ﷺ memutuskan pergi ke Thaif dengan berjalan kaki didampingi oleh Zaid bin Haritsah radhiyallahu ‘anhu. Beliau berharap para pembesar kabilah Tsaqif yang menguasai Thaif mau menerima risalah Islam atau setidaknya memberikan suaka perlindungan.
Namun, kenyataan di lapangan justru sebaliknya. Para pemimpin Bani Tsaqif menolak dakwah beliau dengan angkuh dan kasar. Tidak berhenti di penolakan verbal, mereka bahkan memprovokasi orang-orang bodoh, pemuda, dan para budak untuk berdiri berbaris di kanan-kiri jalan sambil melempari Rasulullah ﷺ dengan batu. Kaki beliau yang mulia terluka hingga berdarah-darah, sementara Zaid bin Haritsah berusaha sekuat tenaga membentengi tubuh Nabi sampai kepalanya pun terluka parah.
Setelah berjalan terhuyung-huyung menjauhi kejaran penduduk Thaif, Rasulullah ﷺ akhirnya berlindung di sebuah kebun anggur milik Utbah dan Syaibah bin Rabi’ah. Di sanalah beliau memanjatkan doa yang amat menyentuh hati, mengadukan kelemahan diri kepada Allah ﷻ tanpa menyimpan rasa dendam sedikit pun kepada penduduk yang telah melukainya.
Sikap pemaaf dan kemuliaan akhlak Rasulullah ﷺ teruji nyata ketika Malaikat Jibril dan Malaikat Penjaga Gunung datang menawarkan azab untuk membalikkan Gunung Akhsyabain ke atas penduduk Thaif. Sebagaimana dicatat dalam riwayat hadist shahih yang dilansir melalui artikel ulasan di laman Rumaysho.com, Nabi Muhammad ﷺ justru menolak tawaran tersebut dan bersabda:
بَلْ أَرْجُو أَنْ يُخْرِجَ اللَّهُ مِنْ أَصْلَابِهِمْ مَنْ يَعْبُدُ اللَّهَ وَحْدَهُ لَا يُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا
"Bahkan aku berharap Allah mengeluarkan dari keturunan mereka orang-orang yang beribadah kepada Allah semata dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun." (HR. Bukhari, no. 3231 dan Muslim, no. 1795).
Doa tulus Rasulullah ﷺ dikabulkan oleh Allah ﷻ. Beberapa tahun berselang, penduduk Thaif berbondong-bondong memeluk Islam, bahkan melahirkan generasi pejuang dan ulama besar yang membela agama Allah ke berbagai penjuru dunia.
Dalil Alquran tentang Kota Thaif dan Isyarat Kesombongan Kaumnya
Karakter masyarakat Thaif pada masa jahiliah yang mengagungkan harta, gengsi, dan kekuasaan sempat diabadikan dalam Alquran. Kaum musyrik Quraisy di Makkah dulu kerap memandang remeh kenabian Rasulullah ﷺ hanya karena beliau bukan pembesar yang kaya raya. Mereka menganggap wahyu seharusnya turun kepada tokoh terpandang dari salah satu dua kota besar jazirah Arab waktu itu, yaitu Makkah atau Thaif.
Sebagaimana dibahas dalam kajian tafsir sirah di Rumaysho.com, Allah ﷻ merekam perkataan kaum musyrikin tersebut dalam Alquran surah Az-Zukhruf ayat 31:
وَقَالُوا لَوْلَا نُزِّلَ هَٰذَا الْقُرْآنُ عَلَىٰ رَجُلٍ مِّنَ الْقَرْيَتَيْنِ عَظِيمٍ
"Dan mereka (kaum musyrik) berkata: Mengapa Alquran ini tidak diturunkan kepada seorang besar dari salah satu dua negeri (ini)?" (QS. Az-Zukhruf: 31).
Para mufasir menjelaskan bahwa makna "dua negeri" (al-qaryatain) pada ayat tersebut adalah kota Makkah dan kota Thaif. Penduduk jahiliah saat itu menghendaki wahyu diturunkan kepada pembesar Makkah seperti Al-Walid bin Al-Mughirah atau tokoh besar Thaif seperti Urwah bin Mas’ud Ats-Tsaqafi. Melalui ayat selanjutnya, Allah ﷻ membantah logika materialistis mereka dan menegaskan bahwa rahmat kenabian adalah hak mutlak Allah ﷻ yang diberikan kepada hamba pilihan terbaik-Nya, bukan diukur berdasarkan harta kekayaan duniawi.
Tempat Bersejarah di Thaif dan Pesona Alam yang Wajib Kamu Sambangi
Saat ini, Thaif bertransformasi menjadi salah satu kawasan paling asri di Arab Saudi. Buat kamu yang berkunjung ke sini, banyak spot bersejarah dan destinasi menarik yang sayang untuk dilewatkan:
- Masjid Abdullah Ibnu AbbasMasjid ini didirikan di dekat makam sahabat terkemuka sekaligus sepupu Rasulullah ﷺ, yaitu Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma, yang dijuluki Hibrul Ummah (tinta umat) dan pakar tafsir Alquran. Mengunjungi masjid ini membuat kamu merenungi dedikasi keilmuan Islam generasi awal.
- Pabrik Parfum Mawar TradisionalThaif dijuluki sebagai City of Roses. Di sini, kamu bisa melihat langsung proses penyulingan kelopak bunga mawar menjadi minyak wangi murni (wardh thaifi) berkualitas tinggi yang sering dipakai untuk mencuci dinding Kakbah.
- Cable Car di Bukit Adha (Teleferik Thaif)Menaiki kereta gantung dari kawasan Teleferik Bukit Adha membawamu meluncur menyusuri perbukitan batu cadas Pegunungan Al-Hada menuju lembah hijau di bawahnya. Pemandangan panorama alamnya sungguh menyegarkan mata!
- Miqat Qarnul Manazil (As-Sailul Kabir)Titik miqat resmi bagi jemaah yang datang dari arah timur atau melintasi rute Thaif menuju Makkah. Dari tempat inilah jemaah berniat ihram dan memulai rangkaian ibadah umroh dengan pakaian serba putih.
Paket Umroh City Tour Thaif Wafdullah Travel
Mengunjungi Thaif bukan sekadar berlibur, melainkan sarana napak tilas untuk menumbuhkan rasa cinta kepada baginda Rasulullah ﷺ. Sadar akan keutamaan nilai sejarah ini, setiap paket umroh bersama Wafdullah Travel selalu dilengkapi dengan agenda istimewa: City Tour ke Kota Thaif.
Dalam program city tour ini, kamu akan diajak napak tilas langsung ke Masjid Abdullah Ibnu Abbas, meresapi aroma harum di Pabrik Parfum, serta menikmati sensasi naik Cable Car di Bukit Adha dengan suguhan pemandangan tebing yang megah. Perjalanan ziarah Thaif ini kemudian diakhiri dengan mengambil Miqat Umrah di Qarnul Manazil / As-Sailul Kabir. Jadi, setelah selesai menyegarkan pikiran dan memperkaya wawasan sejarah, kamu bisa langsung mengenakan pakaian ihram untuk menunaikan ibadah umroh di Masjidil Haram dengan hati yang semakin mantap.
Kenapa Memilih Wafdullah Travel untuk Menemani Ibadahmu?
Memilih biro perjalanan umroh tentu tidak boleh sembarangan. Kenyamanan, keamanan, dan kepastian ibadah adalah prioritas mutlak. Mengusung nilai utama "Transparan dalam Pelayanan, Nyaman dalam Ibadah", Wafdullah Travel siap menjadi sahabat terbaik perjalanan sucimu ke Tanah Suci:
- Berizin Resmi Kemenhaj (PPIU & PIHK): Legalitas Wafdullah Travel terjamin penuh dengan kepemilikan izin resmi PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah) dan PIHK (Penyelenggara Ibadah Haji Khusus) dari Kementerian Haji dan Umrah, menjamin keamanan keberangkatanmu secara hukum.
- Terakreditasi A: Kualitas manajemen, mutu layanan, serta standar operasional Wafdullah Travel telah teruji dan memperoleh akreditasi A dari badan akreditasi resmi.
- Berpengalaman Sejak Tahun 2016: Berbekal jam terbang tinggi melayani jemaah selama bertahun-tahun, tim Wafdullah Travel sigap menangani segala kebutuhan teknis di lapangan.
- Telah Memberangkatkan Lebih dari 5.600+ Jemaah: Ribuan jemaah telah membuktikan kenyamanan beribadah bersama kami, baik dalam paket reguler, umroh plus, maupun haji khusus.
- Biaya All-In Tanpa Biaya Tersembunyi: Kami menjunjung tinggi transparansi. Biaya paket yang kamu bayarkan bersifat all-in, tanpa ada pungutan atau biaya tersembunyi (hidden fees) saat tiba di Tanah Suci.
Menyusuri jejak ketabahan Rasulullah ﷺ di Kota Thaif kini bisa kamu wujudkan dengan tenang, nyaman, dan khusyuk. Bersama Wafdullah Travel, biarkan setiap langkah kakimu di Tanah Suci menjadi kenangan ibadah yang berbekas selamanya. Segera konsultasikan jadwal keberangkatan umrohmu sekarang juga!
PILIHAN PAKET
Paket Umroh 2026 - 2027 Wafdullah Travel
Semua harga sudah All In — tiket pesawat, visa, hotel, handling, transportasi. Pilih hotel sesuai kebutuhan.





